Hukum Judi Togel Menurut Alkitab

Hukum Judi Togel Menurut Alkitab
Hukum Judi Togel Menurut Alkitab

Agen Togel Online – Hukum Judi Togel Menurut Alkitab – Perjudian adalah kegiatan yang melanggar hukum di Indonesia. Berbagai agama pun mengharamkan perjudian. Judi dianggap sebagai tindakan dosa. Lalu bagaimana dengan hukum judi menurut Agama Kristen? Apakah berjudi itu dosa?

Dalam artikel kali ini kia akan membahas tentang larangan judi togel online yang dilarang oleh semua agama dan dampak-dampak negatif akibat bandar togel terpercaya. Kebohongan dari agen togel online yang menawarkan banyaknya bonus untuk semua permainan terutama pada togel Hongkong, Togel Singapore, dan Togel Sydney. radrails

Hukum Judi Togel Menurut Alkitab

Sebenarnya, Alkitab tidak secara spesifik melarang perjudian atau menyatakan bahwa judi adalah dosa besar. Tapi ingat, judi adalah salah satu hal duniawi yang membuat Anda ketagihan dan membahayakan hidup Anda secara spiritual. Berikut adalah beberapa ayat dalam Alkitab yang masih memiliki benang merah yang kuat tentang hal-hal duniawi yang harus dijauhi umat kristiani :

1 Korintus 6 : 12

“Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apa pun.”

2 Petrus 2 : 19

“Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu.”

1 Timotius 6 : 9 – 10

“Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Roma 12 : 2

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Judi Togel Memicu Lebih Banyak Dosa

Tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan judi bukanlah lingkungan yang akan menghantar Anda pada keselamatan. Sebaliknya, lingkungan perjudian akan menyesatkan Anda dan menyeret Anda pada tindak kejahatan lainnya. Anda akan tergiur untuk terjerumus dalam kecanduan alkohol, narkotika, atau melakukan tindak kejahatan yang menjurus pada dosa, entah itu penipuan, perampokan, perbuatan zina, kekerasan, bahkan pembunuhan.

Alkitab mengajarkan bahwa umat kristiani harus waspada terhadap berbagai bentuk kecanduan hal-hal duniawi yang menyesatkan, seperti halnya kecanduan judi togel.

Yakobus 1 : 14 – 15

“Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.”

Keluaran 20 : 17

“Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini istrinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

Efesus 5 : 3

“Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut saja pun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.”

Lukas 12 : 15

“Kata-Nya lagi kepada mereka: ‘Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.’”

Pengkhotbah 5 : 10

“Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya. Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya?”

Lukas 16 : 13

“Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Berjudi Berarti Membuang Kasih Tuhan

Judi membuat Anda menjadi serakah. Demi memenangkan uang senilai (katakanlah) 100 juta rupiah, Anda rela mengeluarkan uang puluhan juta demi mendapatkan uang yang lebih besar. Keserakahan akan harta duniawi membutakan mata hati Anda. Kebanyakan penjudi bahkan merelakan seluruh harta mereka untuk memuaskan kecanduan judi. Uang yang seharusnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan membantu sesama yang membutuhkan, hanya dibuang begitu saja untuk memenuhi keserakahan para penjudi.  Berjudi sama saja membuang-buang uang yang diberikan Tuhan, membuang kasih yang diberikan Tuhan untuk kejahatan. Judi tidak berbeda dengan mencuri.

Lukas 11 : 34 – 35  

“Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan. “

Amsal 28 : 22

“Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan.”

Amsal 28 : 20

“Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat, tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman”

Ketika Anda Berjudi, Berarti Anda tidak percaya pada Tuhan.

Salah satu masalah terbesar dari perjudian adalah dapat menghilangkan kepercayaan Anda pada Tuhan. Sabda Tuhan mengatakan bahwa Tuhan akan memenuhi kebutuhan Anda, Tuhan akan mencukupkan Anda. Tuhan akan selalu berada di sisi Anda. Tapi di lain sisi, Setan dapat membisikkan pada Anda untuk melempar dadu, untuk bertaruh, untuk mendapatkan uang yang lebih banyak dan menjadi kaya raya. Perjudian menjadi bukti bahwa Anda terjerumus dalam godaan setan dan Anda tidak benar-benar percaya kepada kehendak Tuhan.

Amsal 3 : 5

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri”

Amsal 3 : 7  

“Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan”

Satu hal yang perlu Anda pahami, perjudian tidak dibuat agar Anda menang tapi dibuat agar Anda bermimpi, berangan-angan, berandai-andai tentang kebahagiaan semu yang akan Anda dapatkan jika Anda menang. Ketika hati Anda diliputi keserakahan dan nafsu duniawi, Anda akan selalu kehilangan, bahkan lebih dari apa yang Anda dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *